Tuesday, March 15, 2011

Lara Jade Coton : Kasus TVX

Ketika Coton berusia 14 tahun ia mulai tertarik dibidang fotografi. Ia memperoleh inspirasi di kelas, lalu Ia pun berpose seperti foto disamping, dengan mengenakan gaun hitam dan topi hitam dengan latar tirai merah. Karya ini merupakan salah satu dari ribuan foto hasil karyanya. Namun foto inilah yang membuat Coton sangat terkenal.

Dimulai pada tahun 2007, yakni ketika devianArt (dA) menyampaikan pesan kepada Coton bahwa seseorang melaporkan kalau salah satu hasil karyanya telah digunakan pada sebuah keping DVD. Meski saat itu Ia masih berusia 17 tahun, namun ia merupakan salah satu anggota aktif di dA. Pesan yang ia peroleh pun berasal dari salah seorang follower yang memberikan link kepadanya.

Setelah ditelusuri, ternyata DVD yang menggunakan foto dirinya tersebut merupakan salah satu keping DVD porno.Yakni rilisan dari Body Magic: 1982. Setelah menghubungi Hustler, seorang penjual DVD tersebut, Coton memperoleh informasi bahwa perusahaan pengguna fotonya adalah TVX film, dan pemiliknya adalah Robert Burge. Ketika Coton menghubungi Burge, Ia justru memperoleh balasan pesan yang tidak sopan.

“I’M SURE BY THE END OF THE MONTH YOUR FACE WILL BE HISTORY. WE HAVE STOPPED SELLING THE DVD UNTIL COVER IS REPLACED. WE HAVE FURTHER CHECKED OUT YOUR NAME AND ITS NOT LIKE IT’S A HOUSE WHOLE NAME. ACTUALLY, REMOVING YOUR IMAGE WILL HELP IMPROVE THE SELL OF THE DVD….. SO FAR IT BOMBED”

Burge mengatakan bahwa Ia yakin betul kalau foto yang digunakan itu adalah foto domain publik, dan Coton membuat “skema” untuk menjebak perusahaannya. Dan menyebut Coton bertingkah “Silly”. Namun demikian, Burge menarik kembali peredaran seluruh keping DVD tersebut dan menghapus gambar Coton pada keping DVD itu.

Berhubung Coton berada di UK sedangkan perusahaan TVX berada di Texas, maka seorang pengacara meminta biaya operasional sebesar 10 ribu dollar. Namun kedua orangtuanya tidak memiliki uang sebanyak itu.

Ia pun iseng memposting pengalamannya di internet dan banyak sekali dukungan yang datang kepadanya tidak hanya dari komunitas DevianArt tetapi juga sampai ke media lainnya. Untuk beberapa lama, Coton masih belum memperoleh pengacara, hingga suatu ketika ada salah seorang pengacara dari wilayah Tampa bernama Richard Harrison menawarkan bantuan untuk menyelesaikan kasus ini tanpa dipungut biaya kecuali biaya kontingen. Harrison mengaku ia memperoleh informasi tentang kasus ini dari salah satu situs gossip. Dan ia melakukan ini pun demi kemajuan firmanya.

Namun mereka mengalami kesulitan untuk memperoleh keping DVD yang dimaksud, karena gambar Coton telah digantikan. Akibatnya hanya sedikit yang dapat dilakukan. Beruntung, Harrison menemukan satu DVD bergambar Coton yang Ia temukan dikantornya.

Akhirya, pada tanggal 31 Juli,atau 2 bulan setelah pertemuannya dengan Coton, digelarlah Persidangan Wilayah Tampa. Tergugat adalah Burge dan perusahaan TVX film berikut dua media yang membantu dalam hal distribusi. Namun kedua media ini setuju untuk menyelesaikan kasus diluar pengadilan dan kasus mereka pun ditutup.

Selama persidangan berlangsung, 2 pengacara ditunjuk untuk mewakili Burge dan TV film, namun kedua pengacara tersebut tidak sanggup menanganinya. Akibatnya pada kebanyakan persidangan Burge mewakili dirinya sendiri.

Namun Burge tidak menyerah, ia mengeluarkan bukti-bukti foto yang ia peroleh dari Internet. Pada beberapa persidangan Burge tidak hadir, ada rumor yang menyebutkan kalau Burge datang ke Florida. Dan menemukan bukti-bukti lain.

“Hal ini sangat menakutkan”, kata Coton, betapa menakutkan jika saya harus berhadapan langsung dengan Burge, dan Burge berhasil menemukan bukti baru. Coton pun khawatir dan menganggap Burge sebagai “orang yang sedang marah”. Namun kekhawatiran Coton tidak terjadi, Harrison berhasil memenangkan kasus dengan menunjukkan bukti-bukti lainnya yang tidak dapat lagi disangkal oleh Burge dan TVX. Pada akhirnya Coton memperoleh sekitar $130.000 dollar. Dimana $100.000 untuk penyalahgunaan gambar, $25.000 untuk pencemaran nama baik dan sisanya adalah klaim pelanggaran hak cipta.

Namun kasus ini belum selesai, ada istilah “debt Heaven”. Dimana jika ada aset yang dimiliki Burge pernah berasal dari keuntungan penjualan keping DVD itu, maka sebenarnya pengacara masih dapat menuntut Burge. Namun disisi lain, Harrison dan firmanya telah menghabiskan sekitar $100.000 untuk kasus ini,dan jika kasus ini dilanjutkan maka Coton hanya akan memperoleh bahagian yang sangat sedikit. Akibatnya kasus ini terpaksa di tutup.

Angka $5000 yang Coton peroleh sebenarnya angka yang kecil, hal ini dikarenakan Coton sebagai seorang fotografer tidak mendaftarkan hak ciptanya di UK.

Meskipun awalnya tuntutan yang diajukan adalah sebesar $400.000, Namun Harrison cukup puas karena telah melindungi hak cipta dari client nya.

Sumber:
http://www.plagiarismtoday.com/2010/09/28/the-lara-jade-cotontvx-case-the-full-story/

No comments:

Post a Comment

Facebook



Followers