Monday, April 25, 2011

Do you wanna see a magic trick?

Gara-gara kurang kerjaan, banyakan berleha-leha.


              


Saturday, April 23, 2011

Thursday, March 31, 2011

Alasan Kenapa Kita Di Perintahkan Membaca AlQuran Meski Tidak Mengerti Artinya

Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan/area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan mencoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari.

Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “ Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-quran jika tak memahami artinya ?

Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, memjawab pertanyaan sang cucu : “Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.”

Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai di rumah. Kakeknya tertawa dan berkata, “Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali “.

Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjangnya untuk mencoba lagi. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum sampai di rumah.

Dengan terengah-engah dia mengatakan kepada kakeknya, tidak mungkin membawa sekeranjang air menggunakan keranjang batu ini, lalu diapun pergi mencari sebuah ember untuk mengganti keranjangnya.

Kakeknya mengatakan : ”Aku tidak ingin seember air, aku ingin sekeranjang air. Kamu harus mencoba lagi lebih keras. ” dan dia pergi ke luar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi. Pada saat itu, anak itu tahu bahwa hal ini tidak mungkin, tapi dia ingin menunjukkan kepada kakeknya bahwa meskipun dia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai di rumah.

Anak itu kembali mengambil/ mencelupkan keranjangnya ke sungai dan kemudian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai di depan kakeknya, keranjang itu kosong lagi. Dengan terengah-engah, ia berkata : ”Kakek, ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja”.

Sang kakek menjawab : ”Nak, mengapa kamu berpikir ini tak ada gunanya?. Coba lihat dan perhatikan baik-baik keranjang itu .”

Anak itu memperhatikan keranjangnya dan baru ia menyadari bahwa keranjangnya nampak sangat berbeda. Keranjang itu telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor, dan sekarang menjadi sebuah keranjang yang bersih, luar dan dalam.

”Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Qur’an? Boleh jadi kamu tidak mengerti ataupun tak memahami sama sekali, tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu menyadari kamu akan berubah,........................ luar dan dalam.



Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7734260

Tuesday, March 22, 2011

OSK Investment Challenge Indonesia

Ini Info Mengenai Investasi Saham Bagi Mahasiswa











Sunday, March 20, 2011

Negeri ini Mati?

Mati adalah salah satu fenomena yang hanya bisa dirasakan sekali seumur hidup manusia. Mati secara konstektual menyebabkan berbagai fungsi organ tubuh, terutama otak berhenti bekerja. Meskipun ada istilah mati suri, kondisi ini sebenarnya berbeda dimana fungsi otak masih bekerja, jadi pada hakikatnya masih belum dapat dikatakan mati.

Melirik kasus PLTN di Jepang. Sebagaimana diketahui  ancaman nuklir diawali oleh kegagalan generator pendingin mengendalikan panas pada generator nuklir akibat guncangan gempa dan bencana alam Tsunami, yang  meskipun telah berlalu beberapa minggu namun masih menyisakan ancaman dan ketakutan.

Setidaknya ancaman dan ketakutan itu mungkin sudah hilang dari Suicide Squad yang dikirimkan oleh pemerintah Jepang ke wilayah Pesisir Timur Jepang tersebut. Suicide Squad terdiri atas teknisi dan orang-orang yang  cukup berumur yang sadar akan bahaya Nuklir tersebut. Salah satu bahayanya adalah adanya ancaman kanker dan kerusakan kromosom gen.

Istilah Nuklir bagi orang awam mungkin suatu hal yang menakutkan, padahal jika ditilik dari sisi etimologi, nuklir sendiri sebenarnya adalah inti atom. Yang mana inti atom ini pada dasarnya bisa "dikendalikan" asalkan anda memiliki pemahaman yang cukup mengenai hal ini.

Untuk PLTN sendiri inti atom yang digunakan adalah Uranium. Yang jumlahnya tidak begitu berlimpah, namun sangat esensial untuk memenuhi kebutuhan energi di masa depan. Selain itu, PLTN menggunakan sistem pengolahan yang sangat bersih di bandingkan sumber energi lain.

Jika saja Indonesia mau berpikir lebih dalam, Indonesia sangat potensial menggunakan sumber energi ini, karena penggunaan energi lain di Indonesia telah di gunakan "seoptimal" mungkin untuk kepentingan pihak asing.

Coba lihat kasus perusahaan Freueeport dan Chevpvron yang mengeksploitasi negeri ini. Untuk Freeueport sendiri, pemerintah telah memperpanjang kontrak usahanya hingga sepuluh tahun pada pemerintahan "kebo", sedangkan Chevpvron adalah perusahaan pengolahan minyak milik asing, yang dikelola sebagian besar oleh putra-putri terbaik bangsa. Sungguh sebuah ironi. Mungkinkah pemerintah tidak berpikir panjang? Apakah tidak ada lagi teknokrat handal yang mencintai negeri ini?

Jika ingin berpikir lebih kritis lagi, mungkin saja perdebatan yang berlangsung mengenai perlu tidak nya pembangunan nuklir adalah bagian dari kepentingan. Lihat saja kasus negeri Iran, Anda bisa saksikan semenjak Ahmadinejad menjadi pemimpin, Amerika semerta-merta memutus hubungan dengan negeri ini. Mungkin hal ini lah yang menjadi ketakutan bagi pemerintah kita. Mental para pemimpin di negeri ini mungkin adalah mental pengusaha lemah. Yang hanya mementingkan keuntungan namun tidak ingin rugi besar.

Jika dihitung-hitung, jelas negeri ini akan mengalami masa kehancuran jika tidak ikut intervensi asing. Namun untuk sekitar 30 tahun yang akan datang, mungkin negeri ini bisa seimbang dengan negeri lain, bahkan lebih baik. Lihat saja, hampir seluruh sumber daya energi bumi ada di Indonesia, sebut saja energi panas bumi, batu bara, minyak,dan gas. Bahkan beberapa tahun lalu, gas yang diperoleh dari pengolahan minyak bumi di negeri ini di buang-buang begitu saja, karena tidak ada yang mengolah dan harganya yang relatif lebih murah tidak sebanding dengan keuntungan yang diperoleh untuk mengolah  minyak bumi. Anda bisa bayangkan betapa arogan dan tidak visionernya teknokrat-teknokrat dulu.

Mengubah masa depan negeri ini dan mental rakyatnya tidaklah segampang membalikkan telapak tangan. Menurut sejarah, 32 tahun negeri ini dikendalikan oleh Soeharto dan kroninya, dan banyak pula catatan-catatan buruk yang ia telah tinggalkan. Adapun kebaikan yang ia berikan, semuanya adalah kebaikan semu yang pada akhirnya menjadi bala bagi generasi di masa depan.

Rakyat di negeri ini terlalu santai, dan bahkan terlalu santainya hingga tidak dapat menerima khotbah jumat lebih dari 10 menit. Akibatnya hal-hal penting menjadi tidak esensial jika disampaikan namun bisa menjadi pemicu pertikaian jika disinggung.

Kalau saja anda tahu apa yang sebenarnya terjadi di negeri ini, ketahuilah bahwa sebenarnya anda tidak tahu apa-apa tentang apa yang terjadi di negeri ini. Karena walaupu tertulis di UUD'45 kita sudah merdeka namun saat ini adalah era penjajahan, baik secara moral, teknologi maupun ilmu pengetahuan. Ketahuilah era ini adalah era paling menyedihkan bagi negeri ini, dimana krisis yang kita alami tidak menyerang fisik tapi merongrong secara mental.

Lalu apa yang bisa di lakukan?

Hal yang paling sederhana namun hampir tidak mungkin dilakukan adalah, dengan memotong satu generasi di pemerintahan. Karena walau bagaimanapun, sejak 32 tahun Soeharto menjadi nahkoda, yang namanya KKN itu sudah mendarah daging.

Opsi lainnya adalah menciptakan Generasi Emas. Kita butuh generasi yang mempunyai karakter bersikap ksatria dan takut mencuri. Kedua sikap ini adalah modal penting untuk pembangunan negara.

Selanjutnya, jangan takut mati. Menurut statistik beberapa tahun lalu, masih sekitar 80% penduduk Indonesia mayoritas beragama islam. Tapi semuanya kebanyakan takut mati, terlalu banyak pikiran dan lupa kalau hidup di dunia ini hanyalah sebuah persinggahan dan kehidupan sesungguhnya adalah nanti di akhirat kelak.

Mungkin saat ini Negeri ini sedang mati suri untuk suatu saat hidup kembali dengan penuh hikmah dan pembelajaran.

Wassalam.

Wednesday, March 16, 2011

Kehidupan Mahasiswa

Hal-hal menarik dr kehidupan Mahasiswa


Uang Bulanan




Baju Mahasiswa



Denah Kuliah




Kuliah Boring




Rasa Syukur




Gak ada dosen



Slogan



Perwalian



Bimbingan



Dosennya




Mahasiswa sok rajin




Organisasi




Semester Berapa




Tapi tenang


Source : http://fuckyeahmahasiswa.tumblr.com
Editan : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7254353

Tuesday, March 15, 2011

Lara Jade Coton : Kasus TVX

Ketika Coton berusia 14 tahun ia mulai tertarik dibidang fotografi. Ia memperoleh inspirasi di kelas, lalu Ia pun berpose seperti foto disamping, dengan mengenakan gaun hitam dan topi hitam dengan latar tirai merah. Karya ini merupakan salah satu dari ribuan foto hasil karyanya. Namun foto inilah yang membuat Coton sangat terkenal.

Dimulai pada tahun 2007, yakni ketika devianArt (dA) menyampaikan pesan kepada Coton bahwa seseorang melaporkan kalau salah satu hasil karyanya telah digunakan pada sebuah keping DVD. Meski saat itu Ia masih berusia 17 tahun, namun ia merupakan salah satu anggota aktif di dA. Pesan yang ia peroleh pun berasal dari salah seorang follower yang memberikan link kepadanya.

Setelah ditelusuri, ternyata DVD yang menggunakan foto dirinya tersebut merupakan salah satu keping DVD porno.Yakni rilisan dari Body Magic: 1982. Setelah menghubungi Hustler, seorang penjual DVD tersebut, Coton memperoleh informasi bahwa perusahaan pengguna fotonya adalah TVX film, dan pemiliknya adalah Robert Burge. Ketika Coton menghubungi Burge, Ia justru memperoleh balasan pesan yang tidak sopan.

“I’M SURE BY THE END OF THE MONTH YOUR FACE WILL BE HISTORY. WE HAVE STOPPED SELLING THE DVD UNTIL COVER IS REPLACED. WE HAVE FURTHER CHECKED OUT YOUR NAME AND ITS NOT LIKE IT’S A HOUSE WHOLE NAME. ACTUALLY, REMOVING YOUR IMAGE WILL HELP IMPROVE THE SELL OF THE DVD….. SO FAR IT BOMBED”

Burge mengatakan bahwa Ia yakin betul kalau foto yang digunakan itu adalah foto domain publik, dan Coton membuat “skema” untuk menjebak perusahaannya. Dan menyebut Coton bertingkah “Silly”. Namun demikian, Burge menarik kembali peredaran seluruh keping DVD tersebut dan menghapus gambar Coton pada keping DVD itu.

Berhubung Coton berada di UK sedangkan perusahaan TVX berada di Texas, maka seorang pengacara meminta biaya operasional sebesar 10 ribu dollar. Namun kedua orangtuanya tidak memiliki uang sebanyak itu.

Ia pun iseng memposting pengalamannya di internet dan banyak sekali dukungan yang datang kepadanya tidak hanya dari komunitas DevianArt tetapi juga sampai ke media lainnya. Untuk beberapa lama, Coton masih belum memperoleh pengacara, hingga suatu ketika ada salah seorang pengacara dari wilayah Tampa bernama Richard Harrison menawarkan bantuan untuk menyelesaikan kasus ini tanpa dipungut biaya kecuali biaya kontingen. Harrison mengaku ia memperoleh informasi tentang kasus ini dari salah satu situs gossip. Dan ia melakukan ini pun demi kemajuan firmanya.

Namun mereka mengalami kesulitan untuk memperoleh keping DVD yang dimaksud, karena gambar Coton telah digantikan. Akibatnya hanya sedikit yang dapat dilakukan. Beruntung, Harrison menemukan satu DVD bergambar Coton yang Ia temukan dikantornya.

Akhirya, pada tanggal 31 Juli,atau 2 bulan setelah pertemuannya dengan Coton, digelarlah Persidangan Wilayah Tampa. Tergugat adalah Burge dan perusahaan TVX film berikut dua media yang membantu dalam hal distribusi. Namun kedua media ini setuju untuk menyelesaikan kasus diluar pengadilan dan kasus mereka pun ditutup.

Selama persidangan berlangsung, 2 pengacara ditunjuk untuk mewakili Burge dan TV film, namun kedua pengacara tersebut tidak sanggup menanganinya. Akibatnya pada kebanyakan persidangan Burge mewakili dirinya sendiri.

Namun Burge tidak menyerah, ia mengeluarkan bukti-bukti foto yang ia peroleh dari Internet. Pada beberapa persidangan Burge tidak hadir, ada rumor yang menyebutkan kalau Burge datang ke Florida. Dan menemukan bukti-bukti lain.

“Hal ini sangat menakutkan”, kata Coton, betapa menakutkan jika saya harus berhadapan langsung dengan Burge, dan Burge berhasil menemukan bukti baru. Coton pun khawatir dan menganggap Burge sebagai “orang yang sedang marah”. Namun kekhawatiran Coton tidak terjadi, Harrison berhasil memenangkan kasus dengan menunjukkan bukti-bukti lainnya yang tidak dapat lagi disangkal oleh Burge dan TVX. Pada akhirnya Coton memperoleh sekitar $130.000 dollar. Dimana $100.000 untuk penyalahgunaan gambar, $25.000 untuk pencemaran nama baik dan sisanya adalah klaim pelanggaran hak cipta.

Namun kasus ini belum selesai, ada istilah “debt Heaven”. Dimana jika ada aset yang dimiliki Burge pernah berasal dari keuntungan penjualan keping DVD itu, maka sebenarnya pengacara masih dapat menuntut Burge. Namun disisi lain, Harrison dan firmanya telah menghabiskan sekitar $100.000 untuk kasus ini,dan jika kasus ini dilanjutkan maka Coton hanya akan memperoleh bahagian yang sangat sedikit. Akibatnya kasus ini terpaksa di tutup.

Angka $5000 yang Coton peroleh sebenarnya angka yang kecil, hal ini dikarenakan Coton sebagai seorang fotografer tidak mendaftarkan hak ciptanya di UK.

Meskipun awalnya tuntutan yang diajukan adalah sebesar $400.000, Namun Harrison cukup puas karena telah melindungi hak cipta dari client nya.

Sumber:
http://www.plagiarismtoday.com/2010/09/28/the-lara-jade-cotontvx-case-the-full-story/

Tuesday, February 8, 2011

Aktualisasi dan Implementasi Vakasi

"Eksodus" Reve Bandung ke Depok

Latar Belakang

Rabu, 2 Februari 2011

Liburan ke Depok yang hanya sejenak,semua berawal dari Bagus. Bagus telah begitu jenuh oleh akumulasi tanggungjawab dan kehidupan di kampus. Selain itu, “uang panas” yang akhir-akhir ini ia kelola telah mengubah paradigmanya tentang arti liburan. “Yang penting keluar dari Bandung”, cetusnya.

Oleh karena itu, ia pun mengajak Irsyad pergi berlibur ke Depok. Awalnya hasrat ini di tolak mentah-mentah oleh Irsyad, karena tidak jelas dan terkesan aneh. Namun, Bagus tak patah arang, ia pun mengajak rekan reve lainnya, Adit. Dengan persiapan ala kadarnya, Bagus pun menyodori usulan liburan ke Depok. Dan seperti biasa, Adit pun menolak dengan lebih menyakitkan. Dengan dalih asas manfaat, Bagus terpojok. Dan hanya dapat tersenyum lebar.
Kejadian ini terjadi pada hari Rabu malam,2 Februari 2011.

Sunday, January 30, 2011

How to be a good person

Hi, this is myself trying to wash your mind so that you can be a trully
a good person.
In this blog all stuff are based on my experience, so I hope one day it
can be a masterpiece and furthermore one of bestseller book
that put on your bookshelf. Or even you throw it away i hope its usefull
for another guy. (please,just read it T.T)

First of all, let me introduce myself. My name is a secret. :D
But You can call me chad, because thats my "cute" name, i guess.lol.
And currently i am studying in the most terrifying subject, if you dont mind.
Its called "Mathematics".
But i think i like it. ^^ ("OH my god", now you can see how insane I am >.<)

Okay, lets take a deep breath, thighten your vest and don't read to close,
because this lecture , mostly gonna burn you eyes.. HUA HAHAHA HA
(laugh of Satan).

First, you need to know what is the philosopy of being a good person.
i called it Philosophology of Good.

Saturday, January 29, 2011

Berhenti Mengeluh !

Beberapa di antara anda mungkin pernah mengalami massa ketika situasi lingkungan begitu membosankan yang diakibatkan oleh rutinitas dan tuntutan kerja.
Massa ini gw alami cukup lama dan tak ayal menyebabkan runtuhnya sendi-sendi prinsip hidup yang dulu gw anggap jauh lebih baik di bandingkan sekarang.

Namun, entah kenapa, mungkin Tuhan juga yang menunjukkan jalannya. Suatu ketika, gw pergi membeli makanan di tempat biasa gw berbelanja. Ada suatu hal menarik yang gw amati, saat itu ada seorang cewek dengan tenangnya sedang membaca buku. Kebetulan cewek ini adalah

Facebook



Followers